Buka Bersama CIC (Ciputat IKMAS Center)

ciputat_ikmasAlhamdulillah akhirnya terlaksana juga hajatan Bubar Berkah CIC + kemarin, Sabtu (5/9). Dihadiri sekitar 22 peserta plus tuan rumah saudari Nilam, acara bubar ini sekaligus ajang ‘reuni’ kecil teman-teman Assalaam 2000 yang saat ini berdomisili di Jabodetabek. Ada kejutan, ada kegembiraan, ada kepeduliaan. Semuanya hadir di pertemuan tersebut. Panitia sempat kelabakan oleh tak jelasnya konfirmasi dari teman-teman. Tak muluk-muluk, cukup dua puluhan saja dari sekitar 50-an alumni yang tersebar di wilayah ini. Pasalnya, undangan via Pesbuk tak efektif memastikan sekaligus memberitahukan kepada teman-teman. Namun berkat kesigapan tim buru sergap datasemen 88 Polda Metro Mini CIC, akhirnya satu per satu harus kami telepon memastikan kehadiran mereka. Sampai sabtu pagi, 25 orang telah konfirm.

Berikut teman-teman yang hadir di acara tersebut; Hasbi, erte, wisnu, ismeth, bintoro, zaki, agung, idon, sidik, arovah, aris, badrun, andis, arif ditto, arif rahman dan istri, leli, ajeng, nilam, upik, dan silvi. Jika dilihat nama-nama diatas, sebagian besar adalah wajah lama. Tapi kami berhasil menjaring beberapa wajah baru yang belum pernah hadir di event CIC, ada zaki yang sekarang bekerja di telkomsel yang kemarin ikutan ‘promo’ dengan membagi-bagikan merchandise telkomsel di sela acara, ada badrun yang menjadi ujung tombak Summit Oto Finance yang juga tengah menanti kehadiran baby-nya. Kebetulan, sang istri adalah rekan alumni 2000, Gita. Ada andis yang dikenal dengan panggilan bokir. Akhirnya, dia bisa datang setelah beberapa kali kami undang namun berhalangan hadir karena kesibukannya menjadi marketing Fortune Star. Terakhir, ada arif rahman. Tak disangka, kami menemukannya di kawasan UIN Ciputat saat beliau sedang jajan gorengan bareng sang istri tercinta. Kebetulan juga, ditengah kesibukannya bekerja sebagai Konsultan IT di kawasan menara Jamsostek, ia tengah menanti kehadiran anak pertamanya juga. Sungguh menyenangkan, bertemu mereka yang telah lama ‘menghilang’ dan ketika bertemu ternyata membawa kabar baik untuk kita semua.

Satu moment yang kami agendakan khusus adalah kesempatan berbagi kepada sesama. Dalam publikasi via pesbuk, ada alokasi 10 ribu yang rencananya akan dibagikan kepada anak-anak yatim disekitar Jakarta. Namun musibah gempa bumi yang melanda wilayah Jabar bagian selatan, ternyata lebih mengetuk hati kami untuk menyalurkannya kesana. Alhamdulillah, terkumpul dana Rp 970.000,-. Setelah dikurangi biaya konsumsi, tersisa Rp 570.000,-. Insya Allah, semuanya akan disalurkan lewat ACT (Aksi Cepat Tanggap) Ciputat. Terima kasih semua buat teman-teman yang telah ikhlas berbagi, semoga dapat meringankan beban mereka yang terkena musibah. Amin

Harus kami akui, ada satu momen yang tak terlaksana dengan baik, yakni menghadirkan pembicara sebagai satu mata acara Bubar. Ada keinginan kuat agar pada acara yang dihadiri para mantan santri ini menjadi momen penyegaran rohani kembali setelah sembilan tahun lepas dari pondok. Beberapa rekan mencoba membantu mencarikan ustadz yang sekiranya sesuai untuk segmentasi anak assalaam tersebut. Sayang, jadwal mereka kebanyakan full booked dan moment itu harus ditunda untuk lain kesempatan. Sampai jumpa kembali di event CIC selanjutnya.